Postingan

MENINGKATKAN MINAT SISWA BELAJAR MATEMATIKA

Meningkatkan Minat Siswa Belajar Matematika Matematika yang merupakaan satu komponen dalam kurikulum, yaitu merupakan salah satu disiplin ilmu, dapat meningkatkan kemampuan berpikir dan berargumentasi. Kemampuan matematika yang diperlukan untuk menguasai dan mencipta teknologi di masa depan, menjadikan penguasaan matematika yang kuat perlu dibina sejak dini. Namun, pada jenjang pendidikan dasar dan menengah masih sering terjadi permasalahan berkaitan dengan kurangnya penguasaan materi matematika. Salah satu penyebab kurangnya penguasaan materi matematika adalah rendahnya minat siswa untuk belajar matematika. Siswa selalu berasumsi bahwa pelajaran matematika merupakan salah satu pelajaran yang cukup menyulitkan dan tidak menyenangkan. Upaya perbaikan dan peningkatan mutu pembelajaran matematika bagi siswa telah dilakukan, namun keluhan tentang kesulitan belajar matematika masih sering terdengar. Ruseffendi (1991) mengemukakan bahwa terdapat banyak anak-anak yang setelah belajar matem...

SEJARAH TRIGONOMETRI

Sejarah trigonometri Trigonometri (dari bahasa yunani, trigonon = tiga sudut dan metro = mengukur) adalah sebuah cabang matematika yang berhadapan dengan sudut segi tiga dan fungsi trigonometrik seperti sinus, cosinus, dan tangen. Trigonometri memiliki hubungan dengan geometri, meskipun ada ketidaksetujuan tentang apa hubungannya; bagi beberapa orang, trigonometri adalah bagian dari geometri. Sejarah awal Awal trigonometri dapat dilacak hingga zaman Mesir Kuno dan Babilonia dan peradaban Lembah Indus, lebih dari 3000 tahun yang lalu. Matematikawan India adalah perintis penghitungan variabel aljabar yang digunakan untuk menghitung astronomi dan juga trigonometri. Lagadha adalah matematikawan yang dikenal sampai sekarang yang menggunakan geometri dan trigonometri untuk penghitungan astronomi dalam bukunya Vedanga, Jyotisha, yang sebagian besar hasil kerjanya hancur oleh penjajah India. Istilah Sinus, Cosinus dan Tangen meski bagian dari trigonometri, namun ketiganya jauh lebih tua k...

BILANGAN ASLI

Bilangan asli Dalam matematika, terdapat dua kesepakatan mengenai himpunan bilangan asli. Yang pertama definisi menurut matematikawan tradisional, yaitu himpunan bilangan bulat positif yang bukan nol {1, 2, 3, 4, ...}. Sedangkan yang kedua definisi oleh logikawan dan ilmuwan komputer, adalah himpunan nol dan bilangan bulat positif {0, 1, 2, 3, ...}. Bilangan asli merupakan salah satu konsep matematika yg paling sederhana dan termasuk konsep pertama yang bisa dipelajari dan dimengerti oleh manusia, bahkan beberapa penelitian menunjukkan beberapa jenis kera besar (Inggris: apes) juga bisa menangkapnya. Wajar apabila bilangan asli adalah jenis pertama dari bilangan yang digunakan untuk membilang, menghitung, dsb. Sifat yang lebih dalam tentang bilangan asli, termasuk kaitannya dengan bilangan prima, dipelajari dalam teori bilangan. Untuk matematika lanjut, bilangan asli dapat dipakai untuk mengurutkan dan mendefinisikan sifat hitungan suatu himpunan. Setiap bilangan, misalnya bilangan ...

MENGATASI PHOBIA MATRMATIKA

MENGATASI PHOBIA MATEMATIKA Takut Matematika ? Inilah Cara Mengatasinya Apakah sebenarnya takut matematika itu ? Ketakutan pada matematika sebenarnya seringkali terjadi pada orang-orang, terutama siswa sekolah. Takut matematika mirip seperti demam panggung. Mengapa seseorang bisa mengalami demam panggung? Takut salah di depan orang banyak? Takut melupakan kata-kata yang seharusnya diucapkan ? Takut akan dicap jelek?. Takut matematika kurang lebih seperti itu. Ada ketakutan bahwa ia tidak akan mampu mengerjakan soal atau ketakutan bahwa soal ujian akan terlalu sulit dan bahkan takut membayangkan bagaimana jika sampai tidak lulus. Ketakutan ini biasanya muncul akibat kurangnya percaya diri. Tentu saja semakin kita khawatir dan takut, semakin sulit mengerjakan soal matematika. Apalagi saat ujian, biasanya ada batas waktu yang semakin menambah tekanan dan meningkatkan kekhawatiran bagi banyak siswa. Kenapa bisa ada ketakutan pada matematika ? Takut matematika biasanya berawal dari pen...

DEFENISI DAN FUNGSI MATEMATIKA

Berikut ulasan mengenai Definisi Dan Fungsi Matematika. Silahkan disimak! A. Definisi Matematika Telah dikemukakan oleh Herman Hudoyo (1988: 3) menyatakan bahwa “Matematika adalah sebagai ilmu mengenai struktur akan mencakup tentang hubungan, pola maupun bentuk, dapat dikatakan matematika berkenaan dengan ide-ide (gagasan-gagasan), stuktur dan hubungan dengan konsep-konsep abstrak”. Matematika merupakan suatu bahan kajian yang memiliki objek abstrak dan dibangun melalui proses penalaran deduktif, yaitu kebenaran suatu konsep diperoleh sebagai akibat logis dari kebenaran sebelumnya sudah diterima, sehingga keterkaitan antar konsep dalam matematika bersifat sangat kuat dan jelas (Kurikulum 2004, 2003: 2). Berdasarkan pengertian matematika menurut Herman Hudoyo dan Kurikulum 2004 yang telah dikemukakan di atas dapat disimpulkan bahwa matematika disebut juga sebagai ilmu deduktif sebab dalam matematika tidak menerima kesimpulan yang berdasarkan observasi, eksperimen, coba-coba seperti h...

SEJARAH MATEMATIKA

Sejarah Matematika Matematika adalah alat yang dapat membantu memecahkan berbagai permasalahan (dalam pemerintahan,industri, sains). Sejarah matematika adalah penyelidikan terhadap asalmula penemuan di dalam matematika dansedikit perluasannya, penyelidikan terhadap metode dan notasi matematika dimasa silam. Dalam perjalanan sejarahnya, matematika berperan membangun peradaban manusia sepanjang masa. Kata “matematika” berasal dari kata μάθημα(máthema) dalam bahasa Yunani yang diartikan sebagai “sains, ilmu pengetahuan, atau belajar” juga μαθηματικός (mathematikós) yang diartikan sebagai “suka belajar”. Metode yang digunakan adalah eksperimen atau penalaran induktif dan penalaran deduktif.Penalaran induktif adalah penarikan kesimpulan setelah melihat kasus-kasus yangkhusus. Kesimpulan penalaran induktif memiliki derajat kebenaran barangkalibenar atau tidak perlu benar. Sebelum zaman modern dan penyebaran ilmu pengetahuan ke seluruh dunia, contoh-contoh tertulis dari pengembangan mat...

KUBUS

I. Kubus Bangun Ruang Kubus Ketetuan pada bangun ruang kubus : a. Terdapat 6 (enam) buah sisi yang berbentuk persegi dengan masing-masing luasnya sama b. Terdapat 12 (dua belas) rusuk dengan panjang yang sama c. Semua sudut bernilai 90 derajat atau siku-siku d. Rumus Volume Kubus = rusuk x rusuk x rusuk (rusuk pangkat 3) e. Rumus Luas Permukaan Kubus = 6 x rusuk x rusuk f. Luas salah satu sisi = rusuk x rusuk g. Keliling kubus = 12 x rusuk h. Panjang diagonal bidang = rusuk x V2 i. Panjang diagonal ruang = rusuk x V3 II. Balok Bangun Ruang Balok Ketentuan pada bangun ruang balok : a. Terdapat 6 (enam) buah sisi yang berbentuk empat persegi panjang dengan luas yang sama b. Terdapat 12 (dua belas) rusuk, masing-masing terdapat 4 (empat) rusuk dengan panjang yg sama. c. Luas sisi balok yang berdapan adalah sama, dimana terbagi menjadi 3 bagian sisi yang saling berhadapan d. Semua sudut pada balok adalah siku-siku e. Rumus Volume Balok = p x l x t (sebenarnya sama deng...